Pada tanggal 29 April, selama Kunjungan Pastoral M.Mª Isabel, 100 hari kehidupan seorang bayi yang tinggal bersama ibunya di sekolah Zaona dirayakan. Perayaan ini merupakan tradisi Korea sehingga semua anak merayakannya. Banyak relawan dan orang lain yang mengenal kami hadir pada hari ini. Ibu anak laki-laki itu menulis surat untuk bayinya, itu adalah momen yang sangat emosional. Setiap orang yang hadir menyanyikan lagu ucapan selamat dan berdoa agar bayi dan ibu bisa hidup bahagia.
Pada tanggal 29 April, selama Kunjungan Pastoral M.Mª Isabel dirayakan100 hari kehidupan seorang bayi yang tinggal bersama ibunya di sekolah Melihatnya. Perayaan ini merupakan tradisi Korea sehingga semua anak merayakannya. Banyak relawan dan orang lain yang mengenal kami hadir pada hari ini. Ibu anak laki-laki itu menulis surat untuk bayinya, itu adalah momen yang sangat emosional. Setiap orang yang hadir menyanyikan lagu ucapan selamat dan berdoa agar bayi dan ibu bisa hidup bahagia.

Pada tanggal 25, M.Mª Isabel mengadakan a pertemuan dengan guru dan saudara perempuan Zaona, sangat positif tentang makna khas sekolah dan menjawab pertanyaan guru melalui pengalamannya. Mereka asyik berbagi berbagai cerita.

Pada tanggal 25, M.Mª Isabel tAda lagi pertemuan dengan para guru di Children's Center. Pertemuan tersebut hanya berlangsung singkat, namun para guru menghargai perkataannya dan menjadi kekuatan bagi mereka.

Pada tanggal 28, M.Mª Isabel dan para suster komunitas pergi ke suatu tempat di Desa Rakyat Yongin. Ini adalah tempat untuk melihat budaya tradisional Korea dan kami juga melihat berbagai pertunjukan tradisional. M. Isabel juga menyukainya dan kami semua bersenang-senang.





